Taman Wisata Lemor adalah salah satu hutan wisata yang masih alami yang berada dalam wilayah Dusun Cempaka Desa Suela Kecamatan Suela Lombok Timur. Letaknya yang strategis sebagai jalan lintas menuju Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menjadikannya sebagai obyek wisata yang manrik perhatian banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Namun, karena masih kurang terurus dan terorganisir dengan baik maka masih banyak yang tidak mengenal obyek wisata ini, terutama wisatawan luar kabupaten. Sedangkan bagi masyarakat Lombok Timur, Hutan Wisata Lemor (HWL) merupakan taman wisata yang cukup popular, karena bearada didareah pebukitan, dengan pemandangan yang begitu indah.
Pada saat liburan, biasanya masayarakat setempat lebih memilih tempat ini sebagai tujuan untuk bersantai, menikmati sejuknya hawa hutan bagai berada di pegunungan. Hal ini dsebabkan karena selain tempatnya dekat, juga panoramanya tidak kalah indah dibanding taman wisata lainnya yang ada di Pulau Lombok. Wilayah HWL merupakan salah satu kawasan hutan lindung, sehingga memerlukan penjagaan kita bersama. Disini masih hidup berbagai berbagai macam hewan, seperti aneka burung, monyet dan sebagainya.
HWL yang merupakan bagian dari kawasan gunung Rinjani terletak pada ketinggian 700 meter diatas permukaan laut (dpl). Selain sebagai hutan wisata yang udaranya menyegarkan, di dalam hutan lindung ini juga terdapat mata air yang cukup besar dengan debit air lebih kurang 200 m3 per menitnya. Selain untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat desa Suela dan sekitarnya, terutama desa Ketangga, Suntalangu, Selaparang dan bahkan menjangkau Kecamatan Pringgabaya, juga mata air ini digunakan untuk mengairi lahan pertanian di 4 desa tersebut, dengan luas areal ribuan hektar.
Pada musim kemarau debit air mengecil sehingga tidak mencukupi kebutuhan 4 desa tersebut khususnya untuk mengairi lahan pertanian. Ini disebabkan karena makin banyaknya kawasan yang rusak.
Liburan kemarin begitu mengasyikan karna kita bias melihat alam sekitar apalagi wisata yang ada di dekat desaku. Saya berangkat mulai dari desa pohgading menuju peringgabaya dilanjutkan dengan desa pekosong, suela, akhirnya sampai juga.
Anda tidak perlu khawatir dengan kantong anda cukup membayar karcis masuk Cuma Rp 3000, anda bias sepuasnya menikmati kedaan wisata di sana. Nah setelah masuk anda harus menuruni anak beberapa anak tangga yang ada disana. Anda jangan khawatir walapun anda kelelan denga banyaknya anak tangga, disini juga tersedia kolam yang airnya dari alam tersendiri. Bukan itu saja anda juga bisa melihat bahkan memegang banyaknya monyet, tapi anda jangan lupa membawa cemilan , biar anda bias mengasih makanan langsung dengan tangan anda sendiri.
Menikmati taman wisata disana sangatlah alamiah soalnya tidak ada yang buatan manusia, terkecuali kolamnya sengaja di buat untuk melepaskan lelah, setelah menuruni anak tangga. Jadi disana sangatlah cocok anda bersama keluarga untuk liburan. Anda juga bisa climbing disana soalnya ada bukit kecil untuk climbing. Makanya tungu apa lagi……hehe promise

Tidak ada komentar:
Posting Komentar